Rasio Kompresi Mesin P200NS

Menarik jika melihat spesifikasi P200NS, generasi terbaru dari Pulsar Series. Sudah saya ulas singkat sebelumnya bahwa spesifikasi dari P200NS memang benar benar diluar dugaan. Power yg mencapai 23,5HP tentulah sesuatu yang jarang kita temui di motor-motor sekelas yg beredar masal di tanah air. Bahkan bisa di bilang, jika melihat spek tertulis, P200NS ini layak jadi penantang CBR250. Secara spek tertulis CBR250 mampu menelorkan power sebesar 25hp.

Lantas bagaimana bisa parikan sekelas bajaj memproduksi motor masal dengan power yang begitu dahsyat dengan kubikasi mesin hanya sebesar 200cc. Sebagai perbandingan saja, motor produksi masal di Indonesia yg berkubikasi 200cc adalah si macan. Kita semua tahu spek tertulis power yg dikeluarkan si macan adalah hanya sekitar 17hp. Jauh kan dgn P200NS.

Apa karena rasio kompresi mesin yg besar?

Hal ini memang masih menjadi tanda tanya besar di kalangan penggemar r2 tanah air. Jika rasio besar sudah wajar bisa menghasilkan power segitu. Namun jika kompresi nya kecil, atau bahkan cukup utk bensin premium bisa meledak lagi neh jagad maya aka blogosphere aka internet.

Terus berapa bro rasio kompresi nya?

Setelah bertanya kesana kemari, ngubek-ngubek jadag maya di dapati bahwa pabrikan masih menutup rapat informasi mengenai rasio kompresi mesin P200NS idaman kita semua.:mrgreen:

Jika sebelumnya bro iwb membandingkan desain P200NS dgn CB1000R, maka jika dibandingkan secara rasio kompresi harusnya P200NS memiliki rasio kompresi mesin di bawah CB1000R yg memiliki rasio kompresi 12.3:1. *halah… nguawur dot com hehehe*

stay tuned bro ….

14 responses to “Rasio Kompresi Mesin P200NS

  1. dilihat dari mesin 200cc power max 23ps @9500rpm sepertinya kompresinya cukup tinggi mungkin hampir 11:1. mesin bisa powerful dengan kompresi tinggi dan power max pada rpm tinggi.
    tiger 200cc 17.4dk @8500rpm compresion ratio 9:1 power max di patok 8500rpm dgn CR9:1 power dpt 17.4dk
    FXR 150cc 20dk @ 12500rpm CR 10.7.
    satria FU 16dk @ 9500rpm CR 10.2:1,rpm turun, kompresi turun power juga turun.
    *

  2. nah.. kalo CR 10+ padahal harga jual dipasang 21-24 jeti apa yg terjadi?
    motor ini bakalan laris manis karena harganya merakyat,
    trus user disuruh pake pertamax??
    kayaknya bakalan dipaksa minum premium deh motor ini..😦
    dan akhirnya bakalan turun powernya gara2 BBM,
    trus jadi rajin jajan ke bengkel..

    *analisa ngawur*:mrgreen:

  3. perkiraanku CR 9.5 : 1 – 10.1 : 1, di karenakan ada tekhnologi triple busi dan sistem pengapiaanya bukan menggunakan CDI melainkan ECU yang biasanya di sematkan di motor injection, di ECU ini mungkin disematkan suatu sensor yang bisa mengatur pengapian yang di sesuaikan dengan nilai oktan secara otomatis, mungkin jika benar bisa menenggak oktan 88 tanpa penurunan power pasti akan menjadi geger dunia permotoran part II…

  4. Pingback: Pulsar 200FS – Full Fairing Sport « p200ns

  5. Pingback: Pulsar 350NS « P200NS – Pulsar 200 Fan Site

  6. Berharap pertamax, soalx sodarax duke 200 kn minumx pertamax. Djamin mesin awet, tenaga kenceuuuuuungg,,,,,, hehehe love p200ns

  7. walaupun nenggak premium power segitu gak kaget… jawabannya triple efisiensi= efisiensi mecanical,, efisiensi volumetric,, efiensi thermal,. dimana panas mesin yg selama ini jadi lawan dikonversi menjadi kawan aplagi 3spark memperkuat asumsi ane… tehnologi lama aja+4valve p135ls=13,5.. CR setara vixion lah……Cmiiiw

  8. Menarik terus tapi gak beli?karena tiger walau cuma 17 hp dengan mudah kalahkan P 220,Scorpio dll,dengan modal mesin sedikit korekan,itulah kenyataannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s