Mengenai Ketersediaan Spareparts

Memang mau tidak mau, suka tidak suka para pemilik kendaraan bermotor khususnya kendaraan bermotor roda 2 akan dihadapkan pada masalah klasik 3S. Sales, service, & spareparts. Khusus 2 yang terakhir masih cukup kenceng gaungnya bila berbicara tentang motor pulsar. Tapi apa ya separah itu….? p200ns.wp coba membahasnya.

Mengenai service. Saya yakin organisasi sekelas Bajaj pasti sudah punya SOP baku mengenai ini. Walaupun mungkin ga serapi & secermat pabrikan lain yang lebih mapan. Dari beberapa bocor alus setidaknya sudah tertangkap hal itu. Apa…. ? SOP. Sebelum unit baru datang sudah disiapkan training mekanik. Ini salah satu cermin adanya SOP. Ya gak …. ? Tapi ya percuma juga jika ada SOP tapi ga pernah dijalanin.:mrgreen: Mungkin ini yang blm di sentuh Bajaj. Pengawasan.

Kemudia spareparts. Sejak awal p200ns.wp yakin akan ada banyak pihak yang siap membantu Bajaj. Termasuk juga dalam pengadaan spareparts. Ingat artikel yang pernah p200ns.wp tulis sebelumnya…?

Dua, perbaikan sistem pengadaan & distribusi spareparts secara kontinyu, menyeluruh & meluas.

 

Ya, itu adalah langkah ke 2 dari 3 jurus digdaya yang perlu segera di ambil oleh BAI. Sudah ingat artikel yang mana …. ?🙂

Untuk urusan spareparts ini malah sudah ada rekan kita yang siap membantu. Bro harisxyz melalui komeng malah sudah punya prototipe aplikasi pengadaan sparepart online. OnlineShop bukan tidak mungkin diadopsi oleh BAI untuk menjamin ketersediaan spareparts secara kontinyu, menyeluruh, & meluas. Seperti kita ketahui banyak yang sudah memulai usaha OnlineShop dengan hanya ‘modal dengkul’ + koneksi internet bisa meraup keuntungan puluhan bahkan juga ratusan juta rupiah.

Dengan onlineshop seseorang tidak memerlukan tempat real / nyata untuk showrom & juga gudang. Yang diperlukan hanyalah display di dunia maya (website). Rumah kontrakan pun, bahkan koskosan sekalipun bisa di jadikan semacam warehouse produk yang kita pasarkan online. Tinggal bagaimana kita menjaga kepercayaan konsumen dengan selalu tepat waktu mengirimkan barang orderan sesuai permintaan konsumen ke tempat tujuan dengan tepat waktu.

Dengan konsep seperti itu BAI bisa menjadikan salah satu dealer nya katakan di Jakarta untuk menjadi pusat penyimpanan spareparts. Kemudian dengan mengembangkan sistem yang online (bisa internet atau intranet sekalian biar lebih secure) dealer-dealer di daerah melakukan order secara online jika ada konsumen pulsar di daerah yang butuh sparepart motornya. Bahkan bisa jadi sebelum ke bengkel konsumen tanya dulu ke dealer. Saya mau ganti kampas rem. Ada ga….? Dengan sistem yang sudah online bisa dengan cepat di ketahui ketersediaan sparepart dimaksud. Jika toh di dealer lokal tidak ada, karena sistem Online, dealer lokal bisa ngecek langsung ke pusat.  Jika sparepart ada di dealer pusat bisa lansung di klik untuk mengetahui ETA di dealer lokal. Gimana….? Mantap ga tuh!

 

Jika perlu, pusat (Jakarta) dikonekkan langsung ke India. Kalau saya lihat di India tuh BAL menggunakan SAP. Memang agak mahal jika menggunakan SAP. Tapi jika menggunakan SAP BAI tahu beres. Hire konsultan selama beberapa tahun…. setelah jalan buang konsultan gantikan dengan sdm dalam hehehe….

Bagaimana….? Ada pertanyaan….?:mrgreen:

4 responses to “Mengenai Ketersediaan Spareparts

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s